Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Macam - Macam Database


Ternyata ada macam-macam database yang terdapat berdasarkan pemakaian serta fungsinya. Kali ini terdapat pembahasan mengenai apa saja jenis database yang selama ini sudah beroperasi. Dalam masa informasi pada saat ini, hampir tiap orang memerlukan serta mengoperasikan laptop, ponsel, komputer ataupun jenis perangkat keras lainnya. Di dalam perangkat itu ada suatu sistem yang mempunyai peran sebagai wadah penyimpanan data atau yang kita kenal dengan istilah database.

Database ini adalah sekumpulan data yang pengelolaannya berdasarkan suatu ketentuan yang berkaitan sehingga akan memudahkan saat pengelolaannya. Database mempunyai peranan penting untuk perangkat dalam mengumpulkan data, informasi ataupun file lebih terintegrasi. Keberadaan database bermanfaat sehingga bisa menunjang dalam hal keamanan bagian data. Hal ini karena sistem yang sudah disusun dengan aman lewat instrument password.

Macam-Macam Database & Fungsinya

Sebagai informasi, terdapat macam-macam database yang mempengaruhi kecepatan akan pencarian sebuah data. Hal tersebut berlangsung lewat sistem yang bisa menyeleksi data-data jadi sebuah kelompok secara berurutan. Database terbagi menjadi beberapa jenis dengan fungsi berbeda-beda.

  1. Operational Database

    Operational Database atau bernama lain sistem manajemen basis data bidang operasional menjadi urutan pertama dalam macam-macam database. Operational database ini kerap dipakai agar bisa memperbaharui data secara real time. Bukan sekedar melihat data saja, tipe basis data tersebut memungkinkan para pengguna agar bisa memodifikasi data-data misalnya merubah, menghapus, menambah datanya secara real time.


  2. Analytical Database

    Urutan kedua dalam macam-macam database adalah analytical database yaitu database yang bisa menyimpan serta mengelola data besar. Data itu termasuk pasar, usaha serta para pelanggan guna analisis BI atau business intelligence. Analisis ini terdiri dari informasi dan data yang diringkas sehingga lebih mudah saat dibaca.

    Bukan hanya itu ia dioptimalkan dengan khusus untuk query dan skalabilitas yang terbilang lebih cepat. Macam database satu ini begitu dibutuhkan bagi organisasi bidang manajemen serta jenis pengguna lainnya.


  3. Database Warehouse

    Data Warehouse masuk dalam macam-macam database selanjutnya. Sesuai dengan penamaannya, DW atau data warehouse mempunyai tujuan guna menyimpan suatu data dari waktu tertentu ke waktu lainnya. Adapun data yang tersimpan di dalamnya adalah database operasional. Sementara itu basis data yang ada pada warehouse dapat menjadi  sumber utama saat mencari informasi yang sebelumnya sudah diubah, diperiksa serta terintegrasi.

    Biasanya basis data tersebut dipakai oleh para jajaran manajer serta end user lainnya yang mempunyai izin agar bisa mengakses. Lewat perkembangannya, database warehouse memberikan fasilitas tambahan berupa membagikan data-data tanpa adanya arsitektur yang ada dalam fasilitasi di skala lebih ekstrim.


  4. Database Distributed

    Distributed database yang terdiri mulai dari dua berkas ataupun lebih. Database satu ini juga terletak dalam situs berbeda baik dalam jaringan sama ataupun pada jaringan berbeda sedikitpun. Dia mempunyai fungsi guna mengelompokkan tiap departemen lewat fungsi bernama divisi.

    Pada saat penerapannya, sistem tersebut berguna agar bisa mendistribusikan database lewat workgroup locale baik di kantor cabang, kantor regional juga tempat kerja lainnya yang masih berkaitan. Adapun database satu ini dapat mencakup pada segmen operasional serta user database. Selai itu data yang sudah dihasilkan hanya dapat dipakai oleh pengguna website itu sendiri.



1 komentar untuk "Macam - Macam Database"